Reading isn't only about the ideas either. What you're reading and experiencing isn't simply a collection of cold words on a flat page. Those words were written with conviction, passion and energy, and what you can experience now is that same passion and energy that the writer had.

Books are powerhouses and they will challenge you to meet their power with your own. They cause change. They can be a phenomenal source of inspiration in your life ...


Most Gifted in Books

Download Unlimited Novel & Comic

Indonesia Bookstore

Toko Buku Online Terlengkap

Friday, August 14, 2009

Take care of Your Bright Mind

Apa yang ada di dalam pikiran dan hati akan menentukan perbuatan kita – kesungguhan - kualitas dan kuantitas hasil usaha. Kesehatan, kelimpahan, kesuksesan, kebahagiaan - prestasi yang kita capai di dalam bekerja, berbisnis, dan dalam segala hal - adalah buah dari apa yang ditanam di dalam pikiran.

Anda adalah sebagaimana yang Anda pikirkan mengenai diri Anda, masa depan Anda tercipta oleh pikiran Anda, merupakan tuaian dari segala apa yang Anda tanam saat ini …..

Jika Anda mengisi pikiran dengan hal-hal yang negatip - selamanya tidak akan merasa bahagia di dalam hidup ini, dan tidak akan berhasil setiap usaha Anda. Sebaliknya - Anda akan berbahagia dan sukses dalam usaha, bila mengisi pikiran dengan hal-hal yang positip.

Manakala pikiran, hati, keyakinan dan emosi Anda berubah menjadi baik, maka kehidupan Anda juga menjadi lebih baik, begitu pula sebaliknya. Kebahagiaan tidak bisa ditemukan di mana saja, semakin dikejar semakin lari, ibarat mengejar bayang-bayang sendiri. Karena kebahagiaan itu memang melekat pada diri sendiri, dibentuk dan diciptakan di dalam pikiran kita sendiri …..

Di sela-sela tugas kedinasan, sebagai hiburan saya dan isteri suka menanam - apa saja, tanaman hias di halaman, padi di sawah, hortikultura di kebun, dan - tanaman jati. Ada kesenangan yang unik, manakala kita mengamati biji yang mulai tumbuh, kemudian berkembang dan berbuah.

Pada saat pohon jati masih kecil - pak Karyo - penjaga kebun kami, menanam kacang tanah di sela-sela pohon. Setelah pohon jati tumbuh besar dan rimbun, di bawah pohon sudah tidak bisa ditanami lagi, karena itu dibiarkan saja sehingga tumbuh semak dan tanaman duri yang lebat. Untuk memberantas tanaman liar itu ternyata memerlukan tenaga dan biaya yang cukup besar - namun harus dilakukan agar kelak bisa menuai hasil yang sesuai dengan harapan.

Hukum menabur dan menuai berlaku di dalam segala hal - pikiran kita - ibaratnya juga sebuah taman - apa saja yang ditanam akan kita tuai.

Jangan biarkan pikiran kosong, agar tidak dipenuhi rumput dan semak duri yang merugikan. Segala apa yang di tanam di dalam pikiran harus selalu dipelihara dengan baik - cabut dan buanglah tanaman yang tidak berguna dan mengganggu, pikiran yang negatip dan destruktif, seperti rasa benci, marah, takut, iri hati, cemburu, pesimis, suka mengeluh, kegagalan dan sebagainya.

Tanamkan ke dalam pikiran, biji-biji yang baik, sehat, berkualitas, seperti rasa syukur, optimisme, antusiasme, percaya diri, sukses, bahagia, kelimpahan, dan segala hal yang positip. Pikiran yang baik, hati yang tulus, akan membuahkan perbuatan yang benar dan mulia.

Pikiran yang kuat dan terfokus merupakan energi yang mempunyai kekuatan luar biasa - membakar semangat, memacu kreatifitas, menguatkan motivasi - meningkatkan prestasi. Karena itu periksa kualitas pikiran Anda, buang segala yang negatip, merusak dan menghambat, bangun pikiran baru yang positip. “Your happiness depends on your mind. Take care of your bright mind”.

Kita perlu membangun “mind set” yang benar, agar pikiran kita terprogram secara baik dan benar – dapat bereaksi secara otomatis di dalam menyikapi setiap peristiwa serta memberikan pemahaman yang benar di dalam segala hal. Selanjutnya, apa yang ada dalam pikiran akan masuk ke dalam relung hati, membuka mulut serta menggerakkan setiap langkah menjadi benar, segala usaha akan berhasil dan membawa bahagia.

Mind set akan selalu tetap saja, manakala kita merasa bahwa diri kita, bakat, kecerdasan dan apa yang ada pada diri kita akan tetap seperti sekarang ini - sudah merupakan takdir kita.

Sebaliknya mind set akan berkembang, apabila kita manganggap bahwa diri kita, bakat, talenta, kecerdasan, dan apa yang ada pada kita adalah merupakan karya yang terus berkembang. Yakin bahwa takdir kita adalah kehidupan yang penuh harapan, dan peluang yang terbuka lebar.

Kita perlu membangun mind set - untuk meraih sukses di dalam segala hal -serta mewujudkan kebahagiaan - Mind set yang sehat, cerdas, anthusiasme, optimism – kapan saja! *****

Technorati Tags:

Wednesday, August 5, 2009

Debat Kucing?!

Karakter itu memberi kontribusi yang sangat dominan guna pencapaian sukses dalam segala hal – kesehatan, kesuksesan, kebahagiaan …..! Betapapun pandainya seseorang, jika karakternya tidak baik - tidak bakal mencapai sukses!

Karakter - menentukan harga diri seseorang, kehormatan, kredibilitas, dan “arti” hidupnya. Billy Graham mengatakan: “Ketika kekayaan hilang, sebenarnya tidak ada yang hilang. Ketika kesehatan hilang sebenarnya ada sesuatu yang hilang. Ketika karakter hilang, semua hilang” - betapa besarnya makna karakter itu!

Lantas - apakah karakter itu bisa diubah, diperbaiki, dan dibangun? Sebagian orang bilang - “watuk (batuk) bisa disembuhkan – kalau watak tidak! Yang lain percaya bahwa watak bisa dibangun – diperbaiki!

Di sebuah negeri dongeng - raja ‘berdebat’ dengan patihnya tentang karakter. Raja berpendapat bahwa, karakter tidak bisa diubah.

“Maaf baginda, menurut hemat saya, karakter itu dapat diubah dengan jalan latihan”, demikian sahut sang patih.

Untuk mempertahankan thesisnya, sang patih dengan penuh semangat melatih kucing-kucing yang ada di istana. Hari demi hari ….. kucing-kucing itu semakin pandai melakukan tugas sebagai pelayan tamu.

Setelah lulus ujian, kucing-kucing tersebut mendapat instruksi - melayani para tamu istana pada acara ulang tahun putri raja nanti …..

Suatu hari - di pendapa agung - tamu-tamu kerajaan terkesima sejenak, lalu terdengar tepuk tangan meriah ketika para ‘hostes’ satu demi satu memasuki ruangan. Kucing-kucing - berpakaian warna-warni mendorong kereta makan yang berisi berbagai macam masakan nan lezat.

Sang patih tetap menunduk hormat, meski dadanya bergelora karena kegembiraan luar biasa - ia sangat bangga dapat membuktikan thesisnya kepada sang raja. Kucing-kucing yang biasanya mencuri ikan, sekarang tidak tergoda lagi dengan bau ikan bakar yang ada di depan hidungnya.

Tiba-tiba sang raja mendekati, dan bersabda: “Jangan senang dulu patih, lihat ini!” Sang raja melemparkan seekor tikus di depan para kucing, dan seketika itu juga terjadilah keributan. Kucing-kucing meninggalkan kereta makannya dan berebut menangkap tikus.

Ya, itu tadi hanya cerita tentang kucing. Namun, kalau berbicara tentang karakter seseorang, sudah tentu akan berbeda – manusia mempunyai akal, budi dan budaya – tidak hanya naluri! Karakter seseorang - ‘dapat diubah’ - pasti!

Karena itu, orang perlu membangun karakternya - sedini mungkin, mulai sekarang, terus menerus, supaya menjadi pribadi yang menyenangkan, baik, simpatik, dapat dipercaya, pandai membawa diri, mendapat empati, serta disukai semua orang.

Bila orang tidak disukai oleh teman sekerjanya, apalagi oleh atasannya, menjengkelkan, tidak tahu diri, maka jangan harap bisa mencapai sukses. Ilmu pengetahuan dan skills adalah modal untuk bekerja dan melakukan berbagai usaha, tapi yang menentukan keberhasilan adalah watak atau tabiat. Intelligent Quotient (IQ) yang tinggi belumlah cukup, masih perlu disertai Emotional Quotient (EQ) yang tinggi pula*****

Technorati Tags:

Saturday, July 18, 2009

Kuda liar ….. nasib baik apa buruk?

Sebetulnya – apa yang dinamakan nasib itu? Apakah kaya raya, sukses, dan bahagia itu juga merupakan nasib seseorang? Yang dikatakan nasib sesungguhnya hanyalah potongan peristiwa di suatu waktu, keadaan pada saat itu…..

Kehidupan ini selalu berubah, ada siang ada malam, suka dan duka silih berganti. Sedang pandangan manusia sangatlah terbatas, daya ingatnya juga tidak sempurna. Orang tidak bisa mengingat sepenuhnya keadaan yang lalu, dan tidak dapat melihat kejadian yang akan datang.

Sebagian orang merasa hidupnya tidak bahagia, sebab apa yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Lalu ada yang berkata, bahwa hal itu memang sudah nasibnya.

Manakala orang menghadapi situasi yang buruk dan merasa sudah tidak dapat mengatasinya, atau mengalami kejadian yang tidak menyenangkan serta tidak dapat menghindarinya, sering mengatakan itu sudah nasibnya. Orang tidak memiliki kesabaran yang mencukupi untuk menunggu waktu selebihnya sampai akhir.

Bilamana orang selalu melihat sesuatu keadaan atau kejadian yang tidak menyenangkan itu sebagai nasibnya, maka tidak bakal ada upaya yang serius untuk mengembangkan diri. Orang hanya menunggu, pasif, tidak proaktif, tidak ada perjuangan hidup, tidak akan ada perubahan, dan tidak ada gairah hidup.

Sebaliknya jika orang hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri, merasa bisa melakukan apa saja dan tidak terbatas, maka akan over confidence. Bahkan dalam taraf yang ekstrem malahan bisa meniadakan keberadaan Yang Maha Kuasa.

Ada sebuah legenda tentang petani dengan kudanya. Di desa terpencil di pinggir hutan, tinggalah seorang petani yang mempunyai seorang anak laki-laki dan seekor kuda. Pada suatu hari kudanya lari, masuk ke dalam hutan dan tidak kembali lagi. Batapa sedihnya petani itu, satu-satunya harta yang ada sekarang hilang. Dan para tetangga bilang: “Malang benar nasib petani itu!”

Kemudian terjadi peristiwa lain. Beberapa hari kemudian kuda yang dikira hilang itu kembali lagi, masuk ke kandang, bahkan diikuti dengan seekor kuda liar. Tentu saja petani tersebut sangat senang sebab kudanya tidak jadi hilang, malah tambah satu ekor lagi. “Mujur benar nasib petani itu”, komentar tetangganya.

Hari-hari berikutnya anak petani dengan rajin melatih kuda hutan itu agar menjadi jinak, serta dapat digunakan sebagai kuda tunggangan. Namun sayang, kuda hutan itu masih sangat liar, sehingga anak sang petani tidak mampu mengendalikan dan jatuh dari kudanya. Ia menjadi cacat, kakinya timpang. Petani itu sangat sedih, anak satu-satunya cacat gara-gara kuda liarnya. “Malang benar nasib diriku”, keluh sang petani.

Kemudian, pada suatu waktu, terjadilah peperangan di negaranya, dan membutuhkan para pemuda untuk menjadi milisi. Pejabat militer datang ke desa-desa mendaftar para pemuda guna mengikuti wajib militer. Para orang tua yang anaknya diambil untuk mengikuti wajib militer sangatlah berduka, karena sudah sering terjadi mereka yang dikirim ke medan laga tidak kembali dalam keadaan hidup.

Pemuda pincang anak petani itu, tentu saja tidak memenuhi syarat untuk mengikuti wajib militer. Sang petani sangat bergembira karena anak satu-satunya masih dapat menemaninya hidup di desa terpencil. “Terimakasih ya Allah, Engkau mengijinkan anakku untuk tetap tinggal menemaniku”, demikian doa syukurnya.

Barangkali kita mengalamai suatu keadaan yang tidak diinginkan - segala hal yang dapat membuat orang menjadi jengkel, sedih, kecewa, marah, patah semangat, bahkan sampai kehabisan akal. Lalu sebagian orang menyesali jalan hidupnya, “Kenapa gerangan nasibku begini?”

Tetapi tahukah kita, apakah yang dinamakan nasib itu? Apa sebenarnya memang ada? Bagaimana mengetahui? Bisakah kita mengubahnya? Coba pikirkan, dari kisah petani dan kuda tadi, apa yang dinamakan nasib itu? Yang dikatakan nasib sesungguhnya hanyalah potongan peristiwa di suatu waktu, keadaan pada saat itu.

Tidak ada yang sesungguhnya nasib mujur atau malang, karena peristiwa di dalam kehidupan ini tidak ada yang tetap, akan selalu berubah, ibarat roda yang berputar. Anda berada di salah satu titik, pada suatu ketika ada di bawah dan di saat yang lain ada di atas, begitu seterusnya.

Kenyataanya, hidup ini memang tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan atau dengan rencana kita. Dan kita juga tidak dapat mengerti sepenuhnya, apa sesungguhnya yang menjadi rencana Allah. Manusia itu memiliki keterbatasan, tidak akan dapat menerawang rencana-Nya atas kehidupannya sampai akhir.

Yang penting, kita harus tetap berpengharapan, optimis, positive thinking, yakin sepenuhnya bahwa hidup kita ada di tangan-Nya, dan hari depan itu sungguh ada. Karena itu menurut pemahaman saya, apa saja yang benar, baik, mulia, suci, dan yang membawa manfaat pada diri sendiri, keluarga dan orang lain, itulah kehendak-Nya, yang harus kita lakukan.

Kita lakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan! Berdoa dan berusaha, kerja keras, penuh semangat, dan pantang menyerah untuk mewujudkan harapan kita, mencapai yang terbaik di dalam kehidupan ini. Lalu terima segala apa yang merupakan hasil akhir, sebagai kehendak dan rencana-Nya yang terbaik bagi kehidupan kita, dan kecaplah betapa bahagianya hidup ini*****

Technorati Tags: ,

The Source of Inspiration

Open your mind wide and join in the conversation with writers and thinkers and anyone who sees the world in different ways. It doesn't matter a bit whether you agree with what they're saying - the thrill of excitement comes when you fully engage with new ideas and your mind takes off into a quiet room where nothing else matters but the words on the page and the ideas and visions spark in your mind.

Let your imagination go. Be swept away and open up that pathway between the crackling energy of inspiration and your mind and soul. Revel in the joy of new knowledge. Really listen to the conversations and open.

Reading isn't only about the ideas either. Listen to the words as they ride by - feel their energy and hear their music - whatever language you have as your own, celebrate its beauty and its sound.

What you're reading and experiencing isn't simply a collection of cold words on a flat page. Those words were written with conviction, passion and energy, and what you can experience now is that same passion and energy that the writer had.

Books are powerhouses and they will challenge you to meet their power with your own.

They cause change. They can be a phenomenal source of inspiration in your life.

Neel Raman (edited by John SBroto)



SHOP NOW & SAVE - Books, Music, Kindle, and MORE

Books, Movies, Music & Games, Digital Downloads, Kindle, Computers & Office, Electronics, Home, Garden & Pets, Grocery, Health & Beauty, Toys, Kids & Baby, Clothing, Shoes & Jewelry, Sports & Outdoors, Tools & Home Improvement, Automotive & Industrial, and more > click BANNER bellow



John SBroto & Friend

Boating under Niagara Falls - shot of water, roaring rapids voice, wave exposure … thrilling ... as well as fun!

Life ... the challenge ... while enjoying it!